Pertemuan Kelompok Lansia RSUD dr. Darsono Pacitan

Sabtu, 17 Oktober 2015, RSUD Pacitan mengadakan Pertemuan Kelompok Lansia RSUD Pacitan, mulai pukul 08.00-11.00 WIB bIMG-20151017-WA0021ertempat di ruang tunggu poli rawat jalan. Hadir 36 orang lansia yang berusia antara 50–80 tahun yang rutin berkunjung ke RSUD Pacitan untuk memeriksakan kesehatannya. Pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi para lansia yang dirasakan sangat membutuhkan tempat untuk saling berbagi dan bertemu antar sesama lansia. Selain itu acara ini juga memberikan informasi-informasi yang bermanfaat dan penting untuk para lansia.

PertemuaIMG-20151017-WA0033n dipimpin Kabid Pelayanan RSUD Pacitan, ibu Dra. Asih Sitaresmi, Apt. Acara dibuka oleh ibu Suyatmi selaku Kepala Seksi Informasi dan Pengaduan yang menyampaikan dan mempromosikan pelayanan yang ada di RSUD Pacitan, meliputi pelayanan rawat inap dan rawat jalan, dokter spesialis, gedung baru VIP atau Wijaya Kusuma, pelayanan poli yang ada. Disampaikan juga apabila ada kekurangan dari para petugas di pelayanan dimohon untuk menyampaikan kritikan atau saran membangun demi kemajuan RSUD Pacitan.

Acara inti diisi oleh ibu Ni Made Diyah Rinawardani, S.Psi, Psi sebagai Psikolog yang menyampaikan materi tentangIMG-20151017-WA0036 Perubahan Psikologis Pada Lansia dan Bagaimana Meminimalkannya. Kelompok lansia dibagi 3:

  1. Usia pertengahan (middle age) : 45 – 59 tahun
  2. Lanjut Usia (elderly) : 60 – 74 tahun
  3. Lanjut Usia Tua (very old) : diatas 90 tahun

Sedangkan faktor yang mempengaruhi psikologis lansia adalah :

  1. Penurunan Kondisi Fisik: tenaga berkurang, kulit kriput, pendengaran berkurang, gigi makin rontok, tulang rapuh dll
  2. Penurunan Fungsi dan Potensi Seksual: biasanya berhubungan dengan gangguan fisik seperti gangguan jantung, diabetes militus, vaginitis, post op, pencernaan kurang sempurna dll.
  3. Perubahan Aspek Psikososial: adanya penurunan kognitif dan psikomotor menyebabkan lansia mengalami perubahan psikososial yang berkaitan dengan kepribadian lansia.
  4. Perubahan yang Berkaitan dengan Pekerjaan: dalam kenyataannya pensiun sering diartikan sebagai kehilangan penghasilan, kedudukan, jabatan, peran, kegiatan, status dan harga diri.
  5. Perubahan dalam peran Sosial di Masyarakat: akibat kurangnya fungsi pendengaran, penglihatan kabur, badan menjadi bungkuk dll sering menimbulkan keterasingan, akibatnya muncul prilaku agresif, mudah menangis, mengurung diri, merengek-rengek seperti anak kecil.

Gejala atau Keluhan Psikologis yang merupakan tanda wanita masuk menopause yaitu:

  • Ingatan Menurun: dulu bisa mengingat dg mudah sekarang tidak bahkan cenderung sering lupa.
  • Kecemasan: adanya kekawatiran menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dikawatirkan seperti pergi sendiri keluar kota.
  • Mudah tersinggung: perasaan yang menjadi sangat sensitif terhadap perilaku dan sikap orang-orang disekitarnya
  • Stress: ketegangan perasaan yang ada dilingkungan pekerjaan, pergaulan sosial, kehidupan rumah tangga. Hal ini harus segera ditanggulangi agar tidak menyita energi, dan tidak mengurangi produktivitas dan tidak menurunkan kekebalan.
  • Depresi: merasa sedih, tidak bahagia, menyalahkan diri sendiri yang berlebihan, melarikan diri.

Berkaitan dengan permasalahan Lansia, dapat kita tempuh hal-hal berikut :

  • Berkenaan Dengan Kesehatan Fisik

Pemberian nutrisi yang baik dan cukup seperti asupan gizi yg cukup serat, minum air putih 1,5-2 liter secara teratur, olah raga sesuai kemampuannya, istirahat dan tidur yang cukup serta memeriksakan kesehatan secara teratur.

  • Berkenaan Dengan Emosi

Hindari stress atau hidup yang penuh tekanan, memperbanyak senyum dan tertawa, memperbanyak silaturahmi berkumpul dengan keluarga dan teman sesama lansia untuk bisa saling berbagi pengalaman, serta rekreasi seminggu sekali juga sangat bermanfaat

  • Berkenaan Dengan spiritual

Lebih mendekatkan diri pada allah SWT dan menyerahkan diri kita sepenuhnya kepadaNya, hal ini membuat pikiran dan jiwa kita lebih tenang, serta lebih introspeksi diri hal-hal yang pernah kita lakukan.

Dari acara ini ada banyak respon positif dari para peserta:

  1. Para peserta sangat senang diadakanya acara ini karena mereka banyak mendapat informasi yang berkaitan dengan kesehatan baik fisik maupun psikis
  2. Mereka bisa bertemu dengan para peserta lain yang sama-sama lansia bisa bersilaturahmi serta mendapat kenalan baru.
  3. Mereka berharap acara ini akan diadakan lagi dengan rutin dengan materi yang berbeda-beda.
  4. Diharapkan juga terbentuk kelompok lansia RSUD Pacitan beserta dengan ketua kelomponya.

Tindak lanjut dari acara ini adalah terpilihnya Bapak Tri Hadi (Ploso) sebagai Ketua kelompok lansia RSUD Pacitan dan kedepannya akan diadakan acara rutin 3 bulan sekali dengan materi yang berbeda-beda.

By : NMR

One thought on “Pertemuan Kelompok Lansia RSUD dr. Darsono Pacitan

  1. nimade 21 October 2015 at 6:59 pm

    Lanjutkan…..
    Kpan poli lain menyusul

Leave a Reply

Name *
Email *
Website